Pages

Subscribe:

Blogroll

Buku tamu

Senin, 24 Oktober 2011

Pengertian Surat Dagang dan Surat Kuasa

 Surat adalah alat komunikasi tertulis dari satu pihak kepihak yang lain .

A. Surat Dagang 
Surat Dagang adalah surat yang di gunakan untuk kegiatan perdagangan .
        Ialah surat yg di keluarkan oleh suatu badan atau perusahaan yg di gunakan untuk niaga/perolagangan baik yg menyangkut jual beli barang atau jasa utk kelancara proses keniagaan .
    Terbagi 2 :- Surat perjanjian jual beli .
                     - Surat penawaran .
Surat perjanjian jual beli terbagi 2 : - Surat perjanjian jual beli di bawah tangan .
                                                          - Surat perjanjian jual beli otentik .
Syarat pembuatan surat perjanjian jual beli :
1. Ada kesepakatan antara kedua belah pihak .
2. Ada kesedian antara kedua belah pihak .
3. Tidak ada unsur paksaan .
4. Memahami isi perjanjian .
5. Sudah berusia dewasa .
6. Tidak berada dlm tekanan .
7. Memahami tujuan perjanjian .
8.Ada objek yg menjadi bahan perjanjian .
9. Objek tdk dalam sengketa .

Bagian2 surat perjanjian jual beli di bawah tangan :
1. Judul .
2. Nama2 pihak yg melakukan perjanjian
        pihak 1 : penjual
        Pihak 2 : Pembeli
3. Pernyataan kesepakatan .
4. Isi perjanjian .
5. Jangka waktu .
6. Tempat tinggal terap kedua belah pihak .
7. Tempat/acara penyelesaian apabila terjadi perselisihan .
8. Berapa rangkap surat tersebut di buat .
9. Penanda tangan surat perjanjian .
10. Saksi2 dalam perjanjian biasa nya 3 orang .

Jenis2 Surat Niaga :
1. Surat penawaran barang .
2. Surat perjanjian jual beli .
3. Surat penolakan .
4. Surat permintaan barang . (pesanan)
5. Surat pengantar barang .
6. Surat pengeluaran barang . (faktur)
7. Surat tuntutan ganti rugi/ klaim .
8. Surat keunggulan barang .
9. Surat perjanjian kontrak .
10. Surat perjanjian sewa menyewa .

Bagian2 Surat Niaga :
1. Kepala surat .
2. Tempat dan tanggal pembuatan surat .
3. Nomor surat .
4. Lampiran .
5. Perihal .
6. Alamat yg di tuju .
7. Salam pembuka .
8. Isi terdiri dari 3 bagian : - Pembuka/pendahuluan .
                                            - Isi/inti .
                                            - Penutup .
9. Salam penutup .
10. Tanda tangan dan nama terang pembuat surat .

Dalam surat penawaran niaga perli di sebutkan hal2 berikut : - Dasar penawaran barang/jasa .
                                                                                                  - Perincian harga setiap barang .
                                                                                                  - Jumlah ke seluruhan barang .
B. Surat Kuasa .
               Adalah surat yg digunakan untuk memberikan wewenang kpd seseorang atau lembaga yang di percaya untuk mewakili orang yg bersangkutan dalam melaksanakan suatu tindakan atau mengurus suatu urusan tertentu .
          Sebelum memberi kuasa harus memilih orang atau lembaga yg betul2 di percaya dan harus jelas memberi batas wewenang yg akan diberikan .

Dalam menulis surat kuasa harus memperhatikan hal2 sbb :
1. Menentukan kegiatan yg akan di kuasakan .
2. Memilih orang/lembagayg di beri kuasa .
3. Menetukan batas2 kuasa yg akan diberikan .
4. Mencantumkan tempat dab tanggal pembuatan surat kuasa .
5. Ditulis di atas kertas segel atau di beri materai secukup nya .
6. Orang yg di beri kuasa dpt di percaya .
7. Orang yang di beri kuasa harus memdatangi surat kuasa agar sah .
8. Orang yg di beri kuasa harus dewasa dan sehat jasmani dan rohani .
9. Memantau pelaksanaan kuasa yg di lipampah kan .
10. Meminta pertanggung jawaban pelaksanaan kuasa yg di limpah kan .

Bagian dalam surat kuasa :
1. Judul .
2. Identitas pihak pertama yg memberi kuasa .
3. Identitas pihak kedua yg di berikan wewenang
4. Isi kuasa .
5. Tempat dan tanggal pembuatan .
6. Penanda tangan surat kuasa .

2 komentar:

firdha diah mengatakan...

ok nih luar biasa banget sih bagiku pokoknya harmonisasi,kudeta,jos gandosss

Seoman Link mengatakan...

Semoga info ini bermanfaat juga, memang banyak orang yang ingin sukses udaha dagang nya tanpa dibarengi dengan kualitas produk & pelayanan yang dijualnya. Bagaimana bisa? Karena yang namanya cara dagang memang perlu adanya peningkatan kualitas barang dagangannya. Tak perlu melakukan hal yang repot seperti belajar bisnis atau kursus online. Umumnya orang dagang sudah punya banyak pengalaman sebagai usaha nyata (lahir) nya, tapi terkadang masih kurang mengerti ilmu pelarisan seperti dalam usaha batin nya. Maka dari itu silakan coba mengimbangi dengan sarana batin, seperti menggunakan sarana pelarisan. Banyak orang yang bilang sebaiknya memang usaha nyata (lahiriah) dengan usaha batiniahnya harus seimbang. Berbicara masalah pelarisan dagang, ada yang pernah menyarankan menggunakan sebuah JIMAT yang katanya AMPUH. Informasi selengkapnya
saya peroleh dari DISINI>> JIMAT PELARISAN
Semoga bermanfaat.




kursus online

Poskan Komentar